Tampilkan postingan dengan label Sistem Basis Data UAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Basis Data UAS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 November 2015

XML(EXtensible Markup Languange) Sistem Basis Data



A.    XML(EXtensible Markup Languange)
         XML (EXtensible Markup Language) adalah Markup language yang digunakan untuk dokumen yang mengandung informasi terstruktur ditujukan untuk pertukaran data via web. Salah satu alasan kita menggunakan XML adalah karena XML berdiri sendiri tidak tergantung pada platfrom karena  XML mempunyai bahasa sendiri. XML diaplikasikan sebagai pertukaraan data, mendeskripsikan data dan database.
       XML itu tidak sama dengan HTML, walaupun sama-sama markup language namun XML dan HTML mempunyai kegunaan yang berbeda. Kalo HTML digunakan hanya untuk menampilkan tampilan saja yang aturannya sudah ditentukan, sedangkan XML digunakan untuk pertukaran data via web dan anturannya ditentukan sendiri.

a.      Keuntungan dan Kerugian
XML mempunyai keuntungan dan kerugiannya. Dibawah ini adalah keuntungannya, antara lain:
1.      Self Documenting, maksudnya dengan melihat tagnya, kita dapat diketahui isi dokumen
2.      Dapat dibaca software dan manusia
3.      Fleksible
4.      Dapat dikembangkan tanpa mlanggar format lama
5.      Dapat mempresentasikan data yang komplek
6.      Indpendent terhadap bahasa pemograman dan OS
Salah satu kerugiannya adalah terjadinya pengulangan tag yang mengakibatkan tidak efisien dan ukurannya membengkak.

b.      Aturan
XML tidak dikerjakan sesuka hati tanpa sebuah aturan, XML juga mempunyai aturan. Aturan-aturan XML adalah sebagai berikut :
1.      Setiap tagnya harus ada penutupnya
2.      Penamaan tagnya itu case sensitive, tidak diawali dengan angka, tidak mengenal spasi dan hindari ‘-’ dan ‘.’
3.      Urutan hirarkinya harus benar
4.      Setiap XML harus mengandung root (akar)
5.      Setiap atribut harus dalam tanda petik


c.       Keamanan Data
    Dalam basis data suatu kemanan data adalah hal yang paling penting. Keamanan basi data merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan. Untuk menjaga keamanan Basis Data, dapat dilakukan beberapa cara berikut ini :

1.      Penentuan perangkat lunak Data Base Server yang handal.
2.      Pemberian otoritas kepada user mana saja yang berhak mengakses, serta memanipulasi data- data yang ada.

Adapun tujuan dari adanya keamanan data ini, antara lain adalah Confidentiality,  Integrity dan Availability.
Selain tujuannya terdapat pula ancaman keamanan terhadap basis data ini, antara lain adalah Interuption ,  Interception , Modification dan Fabrication. 

Terdapat 4 tingkatan terhadap keamanan data, diantaranya adalah
(1). Fisikal, Manusia,
(2). Sistem
(3). Operasi dan
(4). Sistem Database.

     Dalam keamanan data mempunyai pengaturan yang harus dipahami. Ada 4 cara pengaturan keamanan basis data, antara lain :
  1. Otorisasi -> Pemberian wewenang atau hak istimewa (privilege) untuk mengakses sistem atau obyek database kepada pengguna yang bertanggung jawab
  2. Tabel view -> metode pembatasan bagi pengguna untuk mendapatkan model database yang sesuai dengan kebutuhan perorangan. Pada metode ini dapat menyembunyikan data yang tidak digunakan atau tidak perlu dilihat oleh pengguna.
  3. Backup Data dan Recovery -> Backup adalah proses secara periodik untuk membuat duplikat dari database dan melakukan logging file (atau program) ke media penyimpanan eksternal. Sedangkan Recovery merupakan upaya untuk mengembalikan basis data ke keadaaan yang dianggap benar setelah terjadinya suatu kegagalan.
  4. Kesatuan data dan enkripsi -> Enkripsi adalah keamanan data. Dan Integritas adalah suatu metode pemeriksaan dan validasi data, yaitu berisi aturan-aturan atau batasan-batasan untuk tujuan terlaksananya integritas data. Sedangkan Konkuren  adalah mekanisme untuk menjamin bahwa transaksi yang konkuren pada database multi user tidak saling menganggu operasinya masing-masing. 

Referensi
  1. Softfile DIKTAT KULIAH  IK 330 - BASIS DATA      
    Dosen: Budi Laksono Putro, S.Si, MT  
2. Gudangilmukomputer.com

BACKEND PROGRAMMING Sistem Basis Data



 

A.    BACKEND PROGRAMMING
     Mungkin kalian bingung, apa yang dimaksud dengan backend programming? Dari katanya saja sudah ketahuan, backend itu dibelakang dan programming itu pemogramman. Jadi, suatu program yang bekerja dibelakang atau yang tidak dilihat oleh user. Contohnya dalam sistem basis data itu seperti PL/SQL. PL/SQL itu dirancang khusus untuk pengolahan mulus dari perintah SQL. Ini memberikan sintaks khusus untuk tujuan ini dan mendukung persis datatypes sama seperti SQL. Server-side PL / SQL disimpan dan disusun dalam Oracle Database dan berjalan dalam executable Oracle. Secara otomatis mewarisi ketahanan, keamanan, dan portabilitas Oracle Database.

a.       Kelebihan PL/SQL
Blok PL/SQL juga mempunyai kelebihan tersendiri. Beberapa kelebihannya, antara lain adalah :
1.              Integritas ketat dengan SQL
2.              Performa yang lebih baik
3.              Produktifitas yang lebih tinggi
4.              Portabilitas penuh
5.              Keamanan ketat
6.              Akses ke paket-paket yang telah di tentukan
7.              Dapat mendukung pemograman berorientasi objek dan mendukung pengembangan halaman dan aplikasi web dan server pages (PSPs).

b.      Struktur PL/SQL
Blok PL/SQL mempunyai struktur yang dibagi menjadi 3 bagian. Berikut
·         Declaration Section (DECLARE)
·         Execution Section (BEGIN, END)
·         Exception Section (EXCEPTION)

c.       Komponen Utama PL/SQL
PL/SQL mempunyai komponen utama. Ada 3 komponen utama dalam blok PL/SQL, antara lain adalah :
1.      Annonymous Blok ->cAnonymous block ini tidak dibuat (CREATE) dan tak disimpan pada database, biasanya dijalankan dari dalam aplikasi.
2.      Strored Subprogram -> PL/SQL Block ini yang dipanggil dengan sekumpulan parameter. PL/SQL memiliki dua jenis subprogram yaitu: procedure dan function. Secara umum  procedure  digunakan untuk melaksanakan aksi dan function digunakan untuk komputasi suatu nilai.
3.      Trigger -> blok PL/SQL yang disimpan dalam database dan akan diaktivasi ketika kita melakukan statement-statement SQL (DELETE, UPDATE, dan INSERT) pada sebuah tabel. Trigger itu mempunyai event, nah event itu telah yang menandakan bahwa trigger harus dijalankan
4.      Cursor
Cursor itu sama seperti select pada SQL. Cursor mempunyai 3 macam, yaitu antara lain :
·         Cursor yang bertipe data refcursor dan dapat digunakan untuk semua query
·         Cursor yang memiliki query
·         Cursor yang memilik query dan sekaligus berparameter.




Referensi
  1. Softfile DIKTAT KULIAH  IK 330 - BASIS DATA      
    Dosen: Budi Laksono Putro, S.Si, MT  
2. Gudangilmukomputer.com